Posted by: Terang Dunia | March 12, 2009

Improve Your English Today!

Caribbean_Girl by MSM

Caribbean_Girl by MSM

Here are useful links to improve your English:

http://english.smaterangdunia.com.

http://eng.cilacapedu.com

Here are useful links about how to succeed in business:

http://www.speedsuccess.biz

http://www.smaterangdunia.com

Posted by: Terang Dunia | June 21, 2008

Sekali Lagi Tentang Ujian Nasional

A Prayer Mantis from Bali by Bocavermelha-l.b. s

A Prayer Mantis from Bali by Bocavermelha-l.b.' s

Tentang Ujian Nasional, bagi kami tidak masalah. Yang menjadi masalah dalam dunia pendidikan sejak dulu kala ialah ketidak jujuran kita semua. Karena ketidak jujuran inilah maka bangsa Indonesia menuai bencana yang berturut-turut. Jika kita meruntut sejarah pendidikan di Indonesia, maka ceritanya akan menjadi sangat panjang.

Kembali ke Ujian Nasional.
Walaupun disebutkan bahwa UN hanyalah salah satu komponen penentu kelulusan, masih ada komponen lainnya, yakni Ujian Sekolah serta penilaian perilaku siswa, tetapi pada kenyataannya, bila lulus UN ya lulus semuanya. Jika ada (dan pernah ada) lulus UN tetapi tidak lulus US, itu hal yang sangat sangat kasuistis.
Dengan segala daya dan upaya, masing-masing sekolah berusaha siswanya lulus UN sebanyak-banyaknya. Sehingga seringkali meninggalkan prinsip-prinsip pendidikan.
Pada waktu pelaksanaan Ujian Sekolah lebih dulu daripada Ujian Nasioanal, boleh dikata jalannya Kegiatan Belajar Mengajar masih boleh dikatakan normal. Tetapi pada tahun 2007, dimana pelaksanaan Ujian Nasional lebih dulu daripada Ujian Sekolah, terjadilah tragedi semangat belajar. Setelah Ujian Nasional, semangat belajar siswa sangat menurun. Para siswa mempunyai anggapan, lulus UN, beres! Sehingga siswa mengikuti pelajaran non UN dengan semangat yang sangat menurun. Terjadi anti klimaks. Dan ini dikeluhkan oleh hampir semua Kepala Sekolah, baik negeri maupun swasta.
Untuk tahun 2008, sangat bijaksana jika Ujian Sekolah diselenggarakan lebih dulu daripada Ujian Nasional. Sehingga semangat belajar tidak terjadi anti klimaks seperti tahun pelajaran 2006/2007
Bagi siswa yang akan melanjutkan ke Perguruan Tinggi, setelah selesai ujian pada umumnya langsung mengikuti bimbingan belajar masuk perguruan tinggi. Dan siswa yang demikian ini sejak awal memang mempunyai semangat belajar yang tinggi. Sehingga bila tidak lulus UN memang suatu kecelakaan. (dengan kata lain biasanya ya lulus). Tetapi bagi yang merasa tidak akan meneruskan ke perguruan tinggi, kebanyakan mereka tidak belajar lagi.
Bagi yang demikian ini, bila tidak lulus, mereka diberi kesempatan mengikuti ujian kesetaraan paket C. Dan hasilnya ………. Lebih dari 70 % lulus! Walaupun tanpa persiapan belajar. Dagelan yang tidak lucu.
Guru yang mendidik selama tiga tahun, yang tahu tabiat serta kelakuan siswa sehari-hari, jika sakit ditengok, jika tidak masuk beberapa hari, guru kontak dengan orang tua, jika ada kelainan guru BP bertindak. Sekolah tidak berhak menentukan lulus atau tidak.
Tetapi Program kesetaraan, yang tidak pernah mendidik si anak sama sekali, diberi hak meluluskan. Dunia yang penuh ironi.
Dagelan lagi:
Pada UN, sekolah tidak terlibat masalah penyusunan soal, penggandaan soal, pengawasan pun oleh guru sekolah lain (pengawasan silang penuh), serta pemeriksaan lembar jawab oleh computer (katanya). Lucunya, Kepala Sekolah menandatangani Surat Keterangan Hasil Ujian yang blangko dan isinya sudah dicetak oleh pihak Pemerintah. Tidak terlibat kok disuruh tanggung jawab!
Sebaliknya, Ujian Ketangkasan Jasmani atau Olah raga.
Gurunya ketekuk kringkel mengajar, melatih dan menguji berpeluh dan berpanas-panas.
Hasil Ujian dikirim ke Dinas Pendidikan kabupaten. Sertifikat turun sudah jadi dan yang tanda tangan bukan Kepala Sekolahnya, tetapi Kepala Dinas yang sama sekali tidak menguji. Kami nggak habis pikir tuh.
Memang negeri kita masih negeri dagelan.
Banyak kegetiran yang terjadi karena Ujian Nasional.
Bagi anak keluarga golongan ekonomi lemah, pada umumnya tidak mempunyai angan-angan yang muluk-muluk. Selepas sekolah inginnya bekerja. Sebagai pelayan Toko Swalayan, buruh di pabrik, atau nambah kursus ketrampilan tertentu. Eeee, tidak lulus gara-gara Matematika atau Ekonomi. Betul-betul nganyelke.
Contoh lain.
Siswa mempunyai bakat seni yang luar biasa. Ingin ke melanjutkan ke ISI (Institut Seni Indonesia). Bisa tidak lulus karena jatuh di matematik atau ekonomi atau bahasa Inggris.

Lalu, jika ditanya bagaimana pendapat anda.
Lebih baik kita jujur saja. Tidak perlu ada rekayasa serta ada dusta diantara kita.
Boleh-boleh saja diadakan Ujian Nasional. Tiga mata pelajaran atau tujuh mata pelajaran tidak masalah. Berikan secara jujur nilai yang dicapai apa adanya. Dan semuanya diberi Surat Tanda Tamat Belajar. Toh nanti yang menilai masyarakat pemakai.
Jika akan melanjutkan ke perguruan tinggi, mereka toh akan diseleksi lagi. Bagi yang akan bekerja, pemakai tenaga kerja tentu juga akan menyeleksi, baik secara akademis, ketrampilan maupun kepribadian.
Dunia penuh persaingan. Yang menang bersaing ya yang unggul mutu.
Janganlah nasib seseorang hanya ditentukan oleh ujian yang hanya beberapa saat, tanpa melihat kepribadiannya serta aspek lainnya.
Lho kita kan ingin meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia!
Untuk masalah ini, perlu diskusi lebih lanjut, tidak sekedar Ujian Nasional.

By Nursuhud Dadiyanto

Mohon Tulis Komentar Anda Tentang Ujian Nasional atau Tanggapan Anda tentang Artikel ini. Terimakasih!

Posted by: Terang Dunia | June 21, 2008

DAN SIAPAKAH SESAMAKU MANUSIA?

Lisa at TTS

Photo by: Lisa at TTS

Firman Tuhan yang tercantum dalam Lukas 10: 25-37 sudah sangat kita kenal. Tetapi apakah masih relevan dengan situasi jaman sekarang?

Anda berdua dengan isteri atau dengan suami melintasi kawasan hutan, katakanlah hutan Kubangkangkung (contoh yang terdekat), pada jam sebelas malam. Ditengah hutan ada dua orang laki-laki, yang seorang menuntun sepeda motor, yang seorang lagi melambaikan tangan (ngawe-awe) menyetop anda.
Apakah yang Anda lakukan (mempertimbangkannya hanya dalam waktu detik)?
Terus melaju (mungkin malah genjot gas) atau berhenti?
Yang saya lakukan mungkin:
……………………………………………………………………………………….
Ya sudah, bukan dua orang laki-laki, tetapi dua orang. Seorang laki-laki menuntun sepeda motor, seorang perempuan berjalan mengiringi yang laki-laki.
Seorang sopir truk dengan kernetnya mengemudikan truk gandeng melintas di Selatan Bendung Gerak Serayu arah ke Selatan menuju Rawalo, pada malam hari juga tetapi tidak terlalu malam, sekitar jam sembilan. Mereka melewati dua orang yang berjalan kaki menuntun sepeda motor tadi dengan arah yang sama.
Apakah yang dilakukan oleh sopir truk gandeng tadi?
………………………………………………………………………………………
Peristiwa yang lain.
Anda mempunyai uang (tabungan atau deposito) sejumlah dua puluh juta (mung-mungan) persediaan membayar uang muka kredit rumah yang akad kreditnya akan dilakukan satu bulan lagi (bulan depan).
Saudara Anda, adik atau kakak kandung menelpon bahwa dia butuh uang sejumlah dua puluh juta untuk diserahkan kepada seorang penyidik kejaksaan pada hari itu juga. Mengapa? Karena saudara anda terlibat kasus, sehingga terancam masuk tahanan atau penjara. Tetapi dengan “kebijaksanaan” penyidik tersebut, saudara anda harus menyediakan uang sejumlah tersebut di atas pada hari itu juga, nanti proses hukum dihentikan. Saudara anda nembung pinjam dan berjanji dalam satu bulan akan dikembalikan.
Dalam waktu menit, anda berembug dengan isteri atau suami, mengambil keputusan, menolong atau tidak bisa menolong meminjami saudara anda tersebut.
Kemungkinan yang saya lakukan:
…………………………………………………………………………………….
Hanya ini saja. Kesimpulannya: ……………..

Nyanyian Pujian:

5   3  2  1 3 2   5  2  1  7  2  1    6  5
Betapa hatiku berterima kasih Yesus. Kau mengasihiku, Kau memilikiku.
Hanya ini Tuhan, persembahanku. Segenap hidupku, jiwa dan ragaku.
Sbab tak kumiliki harta kekayaan, yang cukup berarti tuk ku persembahkan
Hanya ini Tuhan, permohonanku, terimalah Tuhan persembahanku.
Segenap hidupku sebagai alatMu, seumur hidupku.

By Nursuhud Dadiyanto

Posted by: Terang Dunia | April 19, 2008

Tuhan Melihat Karakter

Saat Tuhan memilih siapa yang hendak memimpin Bangsa Israel, Tuhan menolak memandang dari penampilan luar, tetapi melihat jauh ke dalam lubuh hati manusia. Tuhan memilih Daud menjadi raja karena Daud memiliki cinta yang dalam pada Tuhan.
Saat Anda membaca dan merenungkan Alkitab, Anda akan memahami bahwa Tuhan tidak memandang muka. Tuhan berkenan pada mereka yang mencari-Nya dengan segenap hati, yang merenungkan firman-Nya siang dan malam, yang melaksanakan apa yang menjadi kehendak-Nya. (Mazmur 1:2)
Karakter menunjukan siapa diri kita yang sebenarnya, apa yang ada di dalam diri kita. Tuhan tidak melihat penampilan luar kita, tetapi karakter kita, melihat diri kita yang sebenarnya. Karakter juga yang menentukan akan seperti apa pada akhirnya masa depan seseorang itu, menentukan kualitas hubungan kita dengan sesama manusia, dan menentukan kualitas hubungan kita dengan Tuhan.
© Martin W.

Posted by: Terang Dunia | April 19, 2008

Kurikulum

Tujuan: Menyediakan sistem pembelajaran yang efektif, kreatif dan produktif dengan mengadopsi kurikulum terbaik guna meraih prestasi akademik dan non akademik yang memuaskan, kompetitif, dan semakin meningkat kualitasnya.

Fondasi: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jawa.

Kompetensi:

Sains: Fisika, Kimia, Biologi, Bumi & Antariksa

Sosial: Sejarah, Geografi, Akuntansi, Ekonomi, Manajemen, Komunikasi

Keunikan Individu: Musik, Seni Rupa, Sastra, Bahasa, Komputer dll.

Karakter: Integritas (kebenaran),

Metode Pengembangan Fondasi, Kompetensi dan Karakter: Teaching & Learning System Development, Training, Seminar, Presentation, Comparative & Competitive Study, Outreach Activities, Leadership.

Peralatan dan Sarana Fisik: Ruang Kelas, Ruang Seminar/Presentasi, Audio Visual Tools, Komputer, Alam, dll.

Organizational /Involvement Roles: Students, Teachers, Speakers/Presenters, On The Job Training, Study Cases, Leadership, Mentorship, Authorships, Membership, Apprentice, Recreational Study, Entrepreneurship etc.

Posted by: Terang Dunia | April 19, 2008

Lokasi Sekolah Strategis

SMA Kristen Cilacap terletak di jantung kota Cilacap. Letaknya yang strategis sekaligus nyaman karena tidak persis di pinggir jalan, sehingga tidak bising dan ideal untuk belajar. Suasana yang nyaman untuk belajar sangat terasa begitu Anda memasuki ruang kelas yang terus ditingkatkan kualitasnya. Dalam jangka pendek, semua kelas memakai whiteboard.

Sarana dan prasarana yang memadai sehingga menunjang kegiatan pembelajaran yang efektif. Terdapat perpustakaan, ruang komputer, laboratorium IPA, dan ruang music band. Upaya untuk meningkatkan sarana dan prasarana terus direncanakan dan dilaksanakan secara berkesinambungan. Tiga prinsip utama meningkatkan sarana dan prasarana adalah siklus plando - improve.

SMA Kristen Cilacap kini didesain menjadi sekolah yang kompetitif, memiliki semangat bersaing tingkat tinggi dengan sekolah-sekolah lain. Semangat baru ini terus dipupuk guna meningkatkan semangat juang semua pihak yang berkepentingan, terutama para guru dan para siswa. Semangat bersaing ini penting, berguna untuk memacu prestasi tingkat tinggi di bidang yang bernilai tambah tinggi.

Posted by: Terang Dunia | April 19, 2008

Struktur Sistem Pelayanan

Siswa
Akademis

  • Kelas 10
  • Kelas 11
  • Kelas 12

Extrakurikuler

  • Pramuka
  • Music Band
  • English (outbound)
  • Sharing / Organizing / Developing
  • Vocal Groups Services
  • Teachings Methodology Improvement
  • Leadership Training

Pendidik
Gereja

  • Spritual Leaders (Para Pendeta, Majelis, Deakon dll)
  • Contributors: Warga Gereja Secara Umum
  • Local, National & International Churches Relations.

Yayasan (Foundation)

  • Developing Leaders (Synergistically Leadership)
  • Facilitator (Opening & Seizing Opportunities)
  • Mediator (Delegating Responsibilities)

Sekolah

  • Academic Leadership: Organization
  • Teaching & Mentoring Leadership
  • Learning System Leadership
  • Administrative Leadership: Organization
  • Financial
  • Academic Achievements Records
  • Events Organizing Leadership
  • Sharing (Outreach Leadership Programs)
  • Participation in Academic Activities

Outreach Services Programs

  • Interschool Relationship Programs
  • Masyarakat (Society)
  • Orang tua / Wali Siswa (Parents)

Benefits Recipients

  • Penerima Manfaat Langsung & Tidak Langsung
  • Universities & Other Educational Institution (Jika melanjutkan kuliah)
  • Jobs Providers (Penyedia Kesempatan Kerja) – (Jika Bekerja)
  • Masyarakat Umum(Society in General)
  • Semua Pihak yang Berkepentingan

Scope Benefactor

  • Local
  • National
  • International

Stakeholder, Shareholders & Investor

  • Internal
  • External
  • Entrepreneurship

Unspecified Benefits Recipients

  • All People in General (Universal)
Posted by: Terang Dunia | April 19, 2008

Tujuan SMA Kristen Cilacap

Tujuan dari dibuatnya website ini adalah saling berbagi informasi yang bernilai tambah tambah tinggi dengan semua pihak yang berkepentingan yaitu: Siswa, Pendidik, dan Masyarakat. Tiga komponen penting ini yang membentuk sistem pendidikan yang tujuan utamanya adalah untuk menjadi terang dunia dengan melayani di bidang pendidikan.

Siswa merupakan komponen pertama dan terpenting karena untuk merekalah sekolah itu ada. Siswa harus berperan serta secara aktif untuk mempersiapkan diri dalam menciptakan masa depan yang berhasil dengan membangun karakter terpuji, meningkatkan kompetensi inti, dan meraih keberhasilan akademis.

Pendidik merupakan mentor yang tugas utamanya adalah memberikan teladan tentang karakter yang terpuji, mengarahkan siswa dalam membangun kompetensi inti, dan memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas bagi siswa guna meraih prestasi akademik yang memuaskan.

Masyarakat secara umum juga bisa berperan serta aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan apa yang mereka miliki (waktu, kemampuan, atau dana) guna menciptakan sistem pendidikan yang semakin meningkat kualitasnya. Dengan demikian, beban pendidikan tidak hanya menjadi tugas para pendidik, tetapi juga menjadi tanggungjawab masyarakat luas.

Sistem pendidikan yang efektif dan sehat merupakan sistem pendidikan yang mampu mengintegrasikan ketiga faktor di atas secara seimbang dan bertanggungjawab.

Sekolah harus dipandang dalam tiga komponen di atas yang secara sinergistis harus mampu menciptakan kemajuan-kemajuan yang nyata dengan berinvestasi pada waktu, organisasi, dan masa depan.

Investasi dalam waktu dilaksanakan dengan menfokuskan waktu dan energi pada aktivitas bernilai tambah tinggi dalam cara yang paling efektif, kreatif dan produktif.

Investasi dalam organisasi adalah melaksanakan berbagai kegiatan yang benilai tambah tinggi tersebut secora terorganisasi, dengan melibatkan komponen siswa, pendidik dan masyarakat secara maksimal sehingga semua pihak memetik manfaat positif.

Investasi dalam masa depan artinya menfokuskan waktu dan energi untuk meraih masa depan yang berhasil dengan meraih banyak keberhasilan kecil hari ini. Hari ini merupakan masa depan jika dilihat dari sudut pandang masa lampau.

Tiga komponen manusia pembelajar yang terpenting adalah berpikir, bertindak, dan berbagi.

Berpikir adalah tugas utama pembelajar. Sistem pembelajaran harus mampu menciptakan manusia-manusia yang mampu menggunakan akal budinya untuk menciptakan tindakan-tindakan yang bernilai tambah tinggi karena hanya melalui tindakan maka manusia bisa memberikan kontribusi positif dengan melayani sesama manusia.

Bertindak artinya melaksanakan yang terbaik dengan memanfaatkan apa yang telah diperoleh dari proses berpikir guna meraih potensi tertinggi yang telah dianugerahkan Tuhan pada manusia.

Berbagi artinya menjadi terang dunia dengan melayani sesama manusia. Apa yang berhasil diraih dari tindakan yang bernilai tambah tinggi harus dibagikan pada sebanyak mungkin sesama manusia tanpa memandang ras, golongan, dan agama. Tujuan berbagi harus bersifat universal karena semua manusia adalah ciptaan Tuhan yang sama.

Berpikir, bertindak, dan berbagi harus dilaksanakan secara sinergistik oleh siswa, pendidik, dan masyarakat guna meraih visi, misi dan tujuan yang telah ditetapkan dengan berinvestasi pada waktu, organisasi, dan masa depan.

Menjadi Terang Dunia bukan tugas ringan, dengan demikian semua komponen dalam sistem pendidikan harus bergerak memberikan kontribusi yang positif.

Bersama TUHAN tidak ada yang mustahil!

Categories